Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kembali menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan belajar aman, berkualitas, dan bebas perundungan bagi seluruh anak Indonesia. Menteri PPPA Arifah Fauzi menyampaikan bahwa perlindungan anak harus lahir dari kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas. Melalui program KREASI, pemerintah menggandeng berbagai kementerian untuk memperkuat literasi, numerasi, pendidikan karakter, dan budaya sekolah yang inklusif. Arifah mendorong anak-anak Indonesia untuk berani bersuara dan berkarya demi pemenuhan hak-hak mereka menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, Kemendikdasmen menekankan pentingnya budaya belajar yang aman dan menyenangkan, terutama di tengah tantangan gawai, isu kesehatan mental remaja, dan tekanan psikososial yang semakin meningkat.
Dikutip dari RRI.co.id














