Kabarsatunegeri

Satu Negeri, Satu Kabar untuk Semua

Jasa Raharja NTB Berpartisipasi Pada Operasi Gabungan di Lombok Tengah, Tingkatkan Kepatuhan Pajak dan Keselamatan Berkendara

Jasa Raharja NTB Berpartisipasi Pada Operasi Gabungan di Lombok Tengah, Tingkatkan Kepatuhan Pajak dan Keselamatan Berkendara

Mataram – PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat bersama mitra strategis melaksanakan kegiatan operasi gabungan di Praya, Kabupaten Lombok Tengah, pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), sekaligus mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas.

Dalam pelaksanaannya, operasi gabungan menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan bermotor terhadap pentingnya memenuhi kewajiban administrasi kendaraan secara tepat waktu. Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diimbau untuk senantiasa memastikan kelengkapan dokumen kendaraan serta mematuhi ketentuan yang berlaku.

Selain berfokus pada kepatuhan administrasi kendaraan, kegiatan ini turut menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Pengendara diingatkan agar selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas, serta menjaga kondisi kendaraan agar tetap laik jalan.

Pelaksanaan operasi gabungan ini mencerminkan komitmen Jasa Raharja NTB dalam memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan guna mengoptimalkan penerimaan PKB dan SWDKLLJ serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas. Kolaborasi lintas instansi diharapkan dapat mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih optimal dan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja NTB terus mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak dan penguatan budaya keselamatan berkendara di wilayah Nusa Tenggara Barat. Ke depan, sinergi dan edukasi secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan serta berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas lalu lintas.