Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Kamis pagi menguat tipis ke posisi 8.946,70, sementara indeks LQ45 mencatat penurunan minor. Kenaikan IHSG ini terjadi di tengah pelemahan mayoritas bursa saham kawasan Asia dan pasar global, termasuk Nikkei, Shanghai, dan Hang Seng. Sentimen pasar dipengaruhi oleh sejumlah kebijakan Presiden AS Donald Trump terkait minyak dan sektor pertahanan, serta ketegangan Jepang–China yang memicu kekhawatiran investor. Dari domestik, pemerintah akan memangkas target produksi mineral dan batu bara pada RKAB 2026 untuk menyeimbangkan supply-demand dan mendorong harga komoditas. Analis memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan jika mampu bertahan di level support 8.900, meski investor tetap waspada terhadap volatilitas pasar global dan faktor fundamental domestik.
Dikutip dari antaranews.com














