Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kabupaten Nias Barat, Sumatra Utara, telah selesai pada Rabu, 25 Maret 2026. Jembatan ini berdiri di atas Sungai Moro’o, Desa Ononamolo III, Kecamatan Mandrehe Barat, dan menjadi akses vital yang menghubungkan setidaknya empat desa, termasuk Desa Hilidaura.
Dengan panjang sekitar 60 meter dan lebar 1,2 meter, jembatan ini cukup untuk mendukung pejalan kaki dan kendaraan ringan. Sebelumnya, warga harus menempuh jarak sekitar lima kilometer untuk menuju pusat kecamatan melalui jalur memutar. Kini, dengan adanya jembatan, jarak tempuh bisa dipersingkat menjadi sekitar dua kilometer, sehingga perjalanan menjadi lebih cepat dan efisien.
Jembatan ini tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendukung perekonomian lokal. Distribusi barang dan jasa antarwilayah kini lebih mudah, sementara konektivitas antar desa meningkatkan interaksi sosial dan akses ke layanan publik.
Pemerintah berharap keberadaan Jembatan Garuda dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil, sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan di daerah.
Dikutip dari RRI.co.id













