Gunung Semeru mengalami lima kali erupsi pada Kamis pagi dengan tinggi kolom letusan mencapai hingga 1.200 meter di atas puncak. Aktivitas vulkanik ini terjadi secara beruntun sejak pukul 05.11 WIB, dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dan intensitas bervariasi yang mengarah ke beberapa sektor, seperti utara, timur laut, dan barat laut.
Petugas Pos Pengamatan melaporkan, erupsi tertinggi terjadi pada pukul 06.21 WIB dengan kolom abu mencapai 1.200 meter. Sementara erupsi berikutnya tercatat memiliki ketinggian antara 500 hingga 1.100 meter, dan aktivitas masih berlangsung saat laporan dibuat.
Saat ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menetapkan status Gunung Semeru pada Level III atau Siaga. Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak, serta dalam jarak 500 meter dari tepi sungai karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar.
Selain itu, warga juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah karena berisiko terkena lontaran material pijar. PVMBG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung.
Dikutip dari antaranews.com










