Kabarsatunegeri

Satu Negeri, Satu Kabar untuk Semua

Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas Guguran, Warga Diminta Waspada

Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas Guguran, Warga Diminta Waspada

Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali erupsi disertai awan panas guguran pada Jumat (15/5) siang. Erupsi terjadi sekitar pukul 11.57 WIB, namun tinggi kolom abu tidak teramati karena kawasan puncak tertutup kabut.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, mengatakan erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar 4 menit 10 detik. Awan panas guguran juga terjadi, namun jarak luncurnya belum dapat dipastikan akibat kondisi cuaca berkabut.

Berdasarkan catatan petugas, Gunung Semeru tercatat mengalami enam kali erupsi sejak dini hari hingga siang. Seluruh aktivitas letusan tidak terpantau secara visual karena tertutup kabut tebal.

Saat ini Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga. PVMBG mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Warga juga diminta menjauhi area sempadan sungai dalam radius 500 meter karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer.

Selain itu, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah karena rawan lontaran batu pijar. Warga di sekitar aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar.

Dikutip dari antaranews.com