Badan Nasional Penanggulangan Bencana memastikan penanganan banjir di sejumlah wilayah Semarang akibat jebolnya tanggul Sungai Plumbon akan dilakukan secara menyeluruh, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Kepala BNPB, Suharyanto, mengatakan penanganan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemkot Semarang, Pemprov Jawa Tengah, BNPB, dan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana. Saat ini, kondisi banjir disebut telah surut setelah langkah darurat dilakukan untuk menutup sumber tanggul yang jebol.
Pemerintah juga menyiapkan penanganan permanen dengan rencana pembebasan lahan guna pelebaran sungai agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Selain itu, kebutuhan dasar warga terdampak seperti makanan, air bersih, dan bantuan logistik disebut sudah mulai terpenuhi.
BNPB turut menyiapkan pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak banjir. Sementara bagi warga yang memilih tidak tinggal di huntara akan diberikan bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan hingga hunian tetap selesai dibangun. Pemerintah juga akan menyiapkan relokasi permanen bagi warga yang tempat tinggalnya dinilai rawan terdampak bencana serupa di masa mendatang.
Dikutip dari antaranews.com












