Kabarsatunegeri

Satu Negeri, Satu Kabar untuk Semua

Bank Indonesia Salurkan Rp36,38 Triliun untuk Pembiayaan Hijau dan Dukungan UMKM Ramah Lingkungan

Bank Indonesia Salurkan Rp36,38 Triliun untuk Pembiayaan Hijau dan Dukungan UMKM Ramah Lingkungan

Bank Indonesia (BI) terus mendorong pembiayaan hijau melalui insentif makroprudensial senilai Rp36,38 triliun hingga November 2025. Kebijakan ini ditujukan untuk mendukung bank-bank dalam membiayai sektor berkelanjutan, sekaligus mengimbangi emisi dari aktivitas ekonomi.

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyatakan bahwa langkah ini mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. BI juga melakukan aksi nyata dengan menanam 1.000 pohon mangrove di Teluk Benoa, Bali, sementara secara nasional sudah menanam 37 ribu pohon. Selain itu, Bank Sentral membeli 150 ton kredit karbon sebagai bagian dari strategi pengimbangan emisi.

Bank Indonesia juga mendampingi 159 UMKM hijau, memberikan pembinaan usaha, dan memfasilitasi business matching pembiayaan untuk memperkuat ekosistem ekonomi berkelanjutan. Kepala Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau BI, Nita Anastuty, menegaskan pedoman hijau UMKM meningkatkan minat perbankan dalam menyalurkan dana ke sektor berkelanjutan.

Langkah BI ini selaras dengan target pemerintah menuju emisi nol bersih (net zero emission) 2060. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bali, I Made Rentin, menambahkan penanaman mangrove memperkuat ekosistem pesisir, menyerap karbon, melindungi dari abrasi, dan menjadi habitat biota laut.

Dengan strategi ini, BI membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring, menciptakan ekonomi hijau yang berkelanjutan di Bali dan Indonesia.

Dikutip dari antaranews.com