Kabarsatunegeri

Satu Negeri, Satu Kabar untuk Semua

Perbaikan Jalan hingga Edukasi, Strategi FKLL Gunung Mas Tekan Angka Kecelakaan

Perbaikan Jalan hingga Edukasi, Strategi FKLL Gunung Mas Tekan Angka Kecelakaan

Gunung Mas – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gunung Mas, Jasa Raharja melalui Penanggung Jawab Samsat Kuala Kurun, Faisal Sukma, bersama para pemangku kepentingan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) menggelar rapat koordinasi pada Senin (27/4).

Kegiatan ini melibatkan unsur 5 pilar keselamatan, yakni Polres Gunung Mas, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas. Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas yang lebih baik di wilayah tersebut.

Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai isu krusial yang menjadi faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, mulai dari identifikasi titik rawan kecelakaan, tingkat kepatuhan pengguna jalan, hingga pentingnya edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian utama antara lain Kecamatan Kurun, Sepang, dan Manuhing, yang tercatat sebagai daerah rawan kecelakaan. Melalui forum ini, disepakati perlunya langkah konkret dan berkelanjutan guna menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut.

Selain itu, forum juga menghasilkan rencana tindak lanjut berupa koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi untuk percepatan perbaikan infrastruktur jalan, khususnya pada ruas Kuala Kurun–Palangka Raya yang mengalami kerusakan dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Di sisi lain, sinergi dengan fasilitas kesehatan di Kabupaten Gunung Mas juga akan diperkuat melalui kegiatan sosialisasi penanganan korban kecelakaan lalu lintas, guna memastikan korban mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menegaskan bahwa kolaborasi antarinstansi dalam FKLL merupakan langkah penting dalam menciptakan sistem keselamatan lalu lintas yang terpadu.

Ia menyampaikan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya dari sisi penegakan hukum, tetapi juga melalui perbaikan infrastruktur dan peningkatan kesadaran masyarakat. “Melalui sinergi ini, kami optimistis angka kecelakaan dapat ditekan, sehingga keselamatan masyarakat di jalan raya semakin terjamin,” ujarnya.