Kabarsatunegeri

Satu Negeri, Satu Kabar untuk Semua

Jasa Raharja Gelar Intensifikasi Keselamatan Transportasi di Kapanewon Sedayu, Perkuat Budaya Tertib Berlalu Lintas

Jasa Raharja Gelar Intensifikasi Keselamatan Transportasi di Kapanewon Sedayu, Perkuat Budaya Tertib Berlalu Lintas

Bantul – PT Jasa Raharja terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui kegiatan Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili yang dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, di Kantor Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini menyasar aparatur desa dan anggota Karang Taruna di wilayah Kapanewon Sedayu sebagai bagian dari strategi membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan berbasis komunitas. Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja berupaya mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai kondisi kecelakaan lalu lintas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, berbagai faktor yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan melalui perubahan perilaku berkendara atau socio engineering. Selain itu, disampaikan pula materi mengenai tugas dan fungsi PT Jasa Raharja sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, sehingga masyarakat dapat memahami pentingnya peran setiap individu dalam mendukung keselamatan transportasi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Antonius Andy selaku Penanggung Jawab KPJR Tk I Bantul, Tri Budiarto selaku Panewu Sedayu, Ipda Tiara dari Subdit Kamsel Polda DIY, Trianto dari AHASS Honda Safety Riding, Iptu Wahyudi dari Polsek Sedayu, Kapten Inf Rohmat selaku Danramil Sedayu, serta aparatur desa dan anggota Karang Taruna Kapanewon Sedayu. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, kepolisian, TNI, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas.

Melalui forum ini, peserta diajak untuk menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing dengan menerapkan perilaku berkendara yang aman serta mengedukasi masyarakat sekitar mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Peran aparatur desa dan Karang Taruna dinilai sangat strategis karena memiliki kedekatan dengan masyarakat dan dapat menjadi agen perubahan dalam membangun budaya keselamatan di tingkat komunitas.

PT Jasa Raharja berharap kegiatan Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Bantul. Dengan kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan, diharapkan tercipta ekosistem transportasi yang lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

Penanggung Jawab KPJR Tk I Bantul, Antonius Andy menyampaikan bahwa kegiatan Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili merupakan salah satu langkah strategis Jasa Raharja dalam memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan komunitas. Menurutnya, keterlibatan aparatur wilayah dan generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna memiliki peran penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di lingkungan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik mengenai keselamatan transportasi, mereka dapat menjadi pelopor dan agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh pengguna jalan.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Kapanewon Sedayu tersebut, Antonius Andy menjelaskan bahwa peserta mendapatkan berbagai materi terkait kondisi kecelakaan lalu lintas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, faktor-faktor penyebab kecelakaan, serta langkah-langkah pencegahan melalui perubahan perilaku berkendara (socio engineering). Selain itu, Jasa Raharja juga memberikan pemahaman mengenai tugas dan fungsi perusahaan dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan secara kolektif.

Antonius Andy mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kapanewon Sedayu, jajaran kepolisian, TNI, serta seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga pesan-pesan keselamatan berlalu lintas dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Melalui peran aktif aparatur desa dan Karang Taruna, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan budaya keselamatan dapat tumbuh secara berkelanjutan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Bantul.