Jembrana – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga diawali dengan penguatan koordinasi antarinstansi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi Forum Keselamatan Lalu Lintas (FKLL) yang digelar di Polres Jembrana pada Kamis (6/8/2026), melibatkan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Singaraja bersama Satlantas Polres Jembrana.
PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Singaraja diwakili oleh Penanggung Jawab Pelayanan, Pattama Putta Laksmi Sanjaya, S.E., M.M., bersama Kepala Kantor Samsat Jembrana, Roby Septianto, S.E. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kanit Gakkum Satlantas Polres Jembrana beserta jajaran sebagai bagian dari upaya menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Jembrana.
Dalam rapat koordinasi, kedua instansi membahas berbagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, mulai dari penguatan edukasi kepada masyarakat, peningkatan koordinasi dalam pelaksanaan program keselamatan, hingga optimalisasi kolaborasi lintas sektor guna menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan langkah pencegahan yang lebih efektif sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas.
Selain menjadi forum evaluasi, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan berbagai program keselamatan yang akan dijalankan secara kolaboratif. Dengan komunikasi yang semakin erat, setiap instansi diharapkan dapat saling mendukung sesuai tugas dan kewenangannya sehingga upaya menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban dapat berjalan lebih optimal.
Di tempat terpisah, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Singaraja, Luki Husni Ridwan, S.T., menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan komitmen seluruh pemangku kepentingan.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Jasa Raharja berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian dan seluruh pemangku kepentingan melalui berbagai upaya preventif dan edukatif. Kami berharap kolaborasi yang terjalin dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas sehingga mampu menekan angka kecelakaan dan mengurangi tingkat fatalitas korban di wilayah Jembrana,” ujar Luki Husni Ridwan.












