Nadin Amizah resmi merilis album penuh ketiganya, Laika, Yang Ditinggalkan, pada 28 Agustus 2026 di bawah label Sorai. Album berisi 11 lagu ini mengangkat tema kerinduan, kehilangan, luka, hingga amarah yang muncul dari sosok yang merasa ditinggalkan.
Judul album terinspirasi dari Laika, anjing yang dikirim Uni Soviet ke luar angkasa dan akhirnya meninggal dalam perjalanan tersebut. Bagi Nadin, kisah Laika menggambarkan sosok yang lahir dengan harapan mendapat kasih sayang, tetapi justru berakhir sebagai alat untuk kepentingan manusia.
Sejumlah lagu dalam album ini merepresentasikan berbagai bentuk luka dan pengalaman manusia. Salah satunya “Ditemukan Sebuah Bangkai” yang terinspirasi dari kisah penemuan jasad tanpa identitas saat banjir Jakarta pada malam tahun baru 2020.
Dalam proses produksinya, Nadin melibatkan 10 produser untuk menggarap 11 lagu, di antaranya Lafa Pratomo, Baskara Putra, Enrico Octaviano, Otta Tarega, dan Feby Putri. Kolaborasi tersebut menghadirkan beragam warna musik sekaligus memperlihatkan eksplorasi musikal Nadin.
Sebelum album dirilis, Nadin bersama Sorai dan Tap Projects juga menggelar sesi dengar di lima kota, yakni Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya. Kegiatan tersebut diikuti 885 penggemar yang menjadi pendengar pertama album Laika, Yang Ditinggalkan.













