Jakarta – Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mendorong Sarinah untuk terus menjaga keberlanjutan produk lokal Indonesia. Menurutnya, peran Sarinah tidak hanya dapat diukur dari sisi komersial, tetapi juga dari kontribusinya terhadap produk, budaya, dan keterampilan bangsa.
Dony menilai Sarinah memiliki misi yang lebih luas melalui dukungannya kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah, termasuk Indonesia Timur serta kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Salah satu upaya yang dilakukan Sarinah adalah menerapkan skema pembelian putus yang memberikan kepastian pasar bagi produk lokal. Skema tersebut juga dinilai membantu menjaga keberlanjutan keterampilan tradisional, seperti menenun dan membatik.
Selain membuka akses pasar, Sarinah memberikan pembinaan secara berkelanjutan kepada pelaku usaha lokal. Pembinaan dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas produk sekaligus membangun kepercayaan diri pelaku UMKM dalam menentukan nilai dan harga karya mereka.
Dony mengapresiasi transformasi Sarinah yang terus berkembang. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan misi perusahaan dalam mendukung UMKM, memperkuat produk lokal, serta melestarikan budaya dan keterampilan bangsa.













