Sebanyak 436 prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU) resmi menjadi bagian dari Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) setelah mengikuti upacara pembaretan di Pantai Santolo, Garut, Jawa Barat, Senin (12/10/2026).
Penyematan baret jingga tersebut menandai keberhasilan para prajurit menyelesaikan pendidikan komando Korpasgat. Pendidikan ini menuntut ketangguhan fisik, mental, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah.
Kepala Staf Korpasgat Marsda TNI Anis Nurwahyudi memimpin upacara pembaretan mewakili Panglima Korpasgat Marsdya TNI Deny Muis. Dalam kesempatan tersebut, Anis mengingatkan para prajurit agar memaknai baret jingga sebagai simbol perjuangan, pengorbanan, dan ketahanan dalam menjalankan tugas.
Ia juga meminta para prajurit memberikan kinerja terbaik dalam menjaga kedaulatan negara. Selain itu, mereka diharapkan menjadi prajurit yang tangguh, disiplin, berkarakter, serta mampu menjadi teladan di lingkungan satuan maupun masyarakat.
Kepala Penerangan Korpasgat Kolonel (Pas) Jaito Novyan Sulistiyono menjelaskan, pembaretan merupakan simbol keberhasilan melewati pendidikan komando. Bekal yang diperoleh selama pendidikan diharapkan dapat membantu para prajurit menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.
Show less














