Kabarsatunegeri

Satu Negeri, Satu Kabar untuk Semua

Hasto Ungkap Filosofi Konferensi Dokter Anak Asia-Afrika yang Digagas Bung Karno

Hasto Ungkap Filosofi Konferensi Dokter Anak Asia-Afrika yang Digagas Bung Karno

Jakarta – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengulas pemikiran Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno atau Bung Karno, terkait pentingnya kesehatan anak dan kedaulatan pangan dalam membangun masa depan bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam kuliah umum di Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta.

Menurut Hasto, Bung Karno memiliki visi jauh ke depan dengan menempatkan kesehatan dan kecerdasan generasi muda sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Salah satu wujud pemikiran tersebut adalah gagasan Konferensi Dokter Anak Asia-Afrika yang bertujuan membahas pendekatan ilmiah untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Hasto menjelaskan Bung Karno memahami bahwa kecerdasan anak tidak dapat dipisahkan dari pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini. Karena itu, perhatian terhadap pangan bergizi menjadi bagian penting dari strategi pembangunan bangsa yang dirancang oleh Presiden pertama RI tersebut.

Pemikiran tersebut kemudian diwujudkan melalui penyusunan buku Mustika Rasa, sebuah dokumentasi kuliner Nusantara yang memuat ribuan resep berbahan pangan lokal. Menurut Hasto, buku tersebut bukan sekadar kumpulan resep, melainkan bagian dari upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya lokal.

Melalui konsep kesehatan anak dan kemandirian pangan, Bung Karno ingin memastikan generasi penerus tumbuh sehat, cerdas, dan tidak bergantung pada produk pangan impor. Hasto menilai pesan tersebut masih relevan hingga saat ini, terutama dalam upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.