Bank Indonesia (BI) mencatat Java Coffee and Flavors Fest (JCFF) 2026 yang digelar di Alun-Alun Kota Surabaya pada 17–19 Juli berhasil membukukan nilai transaksi sebesar Rp92,45 miliar. Capaian tersebut diperoleh dari kegiatan business matching perdagangan dan pembiayaan yang melibatkan investor domestik, investor internasional, serta perbankan di Jawa Timur.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Ibrahim mengatakan JCFF merupakan ajang tahunan yang bertujuan meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperluas akses pasar dan pembiayaan bagi komoditas kopi, kakao, teh, cokelat, dan rempah-rempah. Tahun ini, kegiatan diikuti lebih dari 110 UMKM dengan rangkaian acara berupa pameran produk, business matching, lokakarya, talk show, kompetisi, hingga pertunjukan budaya.
BI berharap penyelenggaraan JCFF mampu mendorong komoditas unggulan Nusantara menjadi motor penggerak ekspor dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ke depan, BI bersama para mitra strategis berkomitmen memperkuat kapasitas UMKM, memperluas akses pasar global, serta mempercepat digitalisasi transaksi guna meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.












