PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pengguna LRT Jabodebek pada April 2026 mencapai 2.912.092 penumpang. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi sejak layanan transportasi publik tersebut mulai beroperasi.
Manager Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika mengatakan jumlah pengguna meningkat sekitar 16 persen dibanding Maret 2026 yang tercatat sebanyak 2,51 juta pengguna. Sementara dibanding periode yang sama tahun lalu, kenaikannya mencapai sekitar 40 persen.
Peningkatan jumlah penumpang menunjukkan minat masyarakat terhadap transportasi publik modern semakin tinggi, terutama karena LRT Jabodebek dinilai mampu memberikan kenyamanan, integrasi antarmoda, dan kepastian waktu perjalanan di tengah kepadatan lalu lintas perkotaan.
Sejumlah stasiun tercatat menjadi titik dengan mobilitas tertinggi selama April 2026. Untuk kategori tap in, stasiun favorit meliputi Dukuh Atas, Harjamukti, Kuningan, Cikoko, dan Rasuna Said. Sementara untuk tap out, stasiun dengan pengguna terbanyak yakni Dukuh Atas, Harjamukti, Kuningan, Pancoran, dan Cikoko.
KAI menyebut integrasi antarmoda di sejumlah stasiun strategis seperti Dukuh Atas, Cawang, Bekasi Barat, TMII, hingga Halim turut memperkuat konektivitas perjalanan masyarakat menuju kawasan bisnis, perkantoran, dan pusat aktivitas lainnya.
Dikutip dari antaranews.com














