Dua tim dari SMP Labschool Cireundeu kembali mengharumkan nama Indonesia setelah meraih dua medali emas pada ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 yang diselenggarakan di Bali. Kompetisi internasional bergengsi ini diikuti 774 tim dari 24 negara dengan kategori meliputi lingkungan, teknologi, pendidikan, matematika, dan ilmu sosial.
Inovasi bioplastik serta ecoenzyme ramah lingkungan menjadi karya unggulan yang mengantarkan kedua tim meraih prestasi tertinggi pada kategori lingkungan. Tidak hanya meraih emas, SMP Labschool Cireundeu juga memperoleh penghargaan khusus MIICA dari Malaysia sebagai pengakuan atas kontribusi riset dan kreativitas siswa.
Guru pendamping, Annisa Nurkhofiyya, menyampaikan rasa bangga atas kerja keras dan ketekunan para siswa yang berhasil bersaing di panggung internasional. Prestasi ini membuktikan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam dunia riset dan inovasi global, sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berkarya.
Dikutip dari RRI.co.id














