Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan optimisme tinggi terhadap prospek ekonomi Indonesia 2026 dan 2027. Meskipun kondisi global masih penuh ketidakpastian, fundamental ekonomi Indonesia tetap solid dan berdaya tahan.
Menurut Perry, kunci ketahanan ekonomi nasional adalah sinergi antara pemerintah, BI, sektor swasta, industri keuangan, dan masyarakat. Sinergi ini diyakini mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong akselerasi pertumbuhan.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan meningkat, ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang kuat, investasi yang terus bertambah, serta kinerja ekspor yang tetap solid meski ekonomi global melambat. Di sisi lain, nilai tukar rupiah dijaga stabil melalui intervensi di pasar spot, NDF, DNDF domestik, dan pembelian Surat Berharga Negara (SBN).
Dengan fondasi ekonomi yang kuat, Bank Indonesia optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026-2027 akan lebih tinggi dan berdaya tahan, didukung transformasi struktural ekonomi nasional yang berbasis sumber daya alam dan ekonomi kerakyatan
Sumber liputan6.com











