Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan sektor pertanian akan menjadi pilar utama pengembangan energi hijau nasional. Pernyataan ini disampaikan setelah dirinya dilantik sebagai anggota Dewan Energi Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto, Rabu (28/1).
Amran menyoroti potensi biofuel dari kelapa sawit, tebu, dan singkong, yang akan mendukung kemandirian energi, mempercepat transisi energi terbarukan, serta memperkuat perekonomian rakyat. Saat ini, sawit dan tebu sudah menjadi sumber utama biofuel nasional, sementara singkong didorong sebagai energi alternatif baru.
Pemerintah juga memperkuat kebijakan mandatori biodiesel, termasuk implementasi B50, yang ditargetkan menekan impor solar. Program hilirisasi dan pengembangan komoditas energi akan dilakukan terintegrasi dari hulu hingga hilir, menciptakan nilai tambah ekonomi bagi petani sekaligus mendukung pembangunan hijau yang berkelanjutan.
Dikutip dari RRI.co.id














