Kabarsatunegeri

Satu Negeri, Satu Kabar untuk Semua

Emas Menguat di Tengah Krisis Timur Tengah, Minyak dan Gas Ikut Melonjak

Emas Menguat di Tengah Krisis Timur Tengah, Minyak dan Gas Ikut Melonjak

Harga emas dunia menguat 0,4% pada perdagangan Senin, 3 Maret 2026, terdorong kekhawatiran pasar akibat meluasnya konflik di Timur Tengah, termasuk serangan AS dan Israel terhadap Iran. Emas tetap menjadi aset safe haven yang dicari investor di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, sementara harga kontrak berjangka emas AS naik 1,2% ke posisi USD 5.311,60 per ounce.

Ketegangan ini juga mendorong harga minyak dan gas melonjak tajam karena gangguan jalur pelayaran Selat Hormuz dan penutupan fasilitas energi di wilayah tersebut. Analis menilai ketidakpastian lanjutan akan menopang harga emas, yang sejak awal tahun telah melonjak hampir 23% dan mencatat reli spektakuler 64% sepanjang 2025, didorong oleh pembelian bank sentral dan aliran dana ke ETF emas.

Sementara itu, perdagangan logam mulia lain seperti perak, platinum, dan paladium mengalami koreksi, dengan harga perak turun 5,7% menjadi USD 88,46 per ounce. Investor kini menantikan data ketenagakerjaan AS terbaru yang dapat memengaruhi arah pasar emas dan logam mulia lainnya.

Dikutip dari liputan6.com