BINTAN – Jasa Raharja berkolaborasi dengan Unit Kamsel Satlantas Polres Bintan menggelar kegiatan sosialisasi Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Rabu, 22 Juli 2026 di SMK Negeri 1 Tanjung Uban. Kurang lebih 200 siswa-siswi baru dan guru turut serta dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan diselenggarakan secara serius dan santai dengan mengedepankan himbauan terkait kepatuhan berkendara dan berlalu lintas. Kanit Kamsel Satlantas Polres Bintan, Ipda JM Sirait menyampaikan terkait kelengkapan berkendara dan etika berkendara di jalan.
“Yang perlu diperhatikan terutama kalau mengendarai sepeda motor yakni kelengkapan atribut, selalu pakai helm, kalo memungkinkan lengkap dengan jaket dan sepatu. Utamakan juga etika berkendara di jalan, karena kita di jalan berbagi dengan orang lain, keselamatan diri dan orang lain yang utama,” jelas Ipda JM Sirait.
PPKL ini sejalan dengan program pencegahan dan penanggulangan kecelakaan dari Jasa Raharja yang telah digelar di sejumlah sekolah di Tanjungpinang maupun Bintan. Dijelaskan oleh Penanggung Jawab Jasa Raharja Bintan, TB Pramana, presentase penerima santunan usia 15-19 tahun cukup tinggi.
“Selama tahun 2026 sampai dengan bulan Juni, kami di Kepri sudah menyerahkan santunan kurang lebih 1,68 miliar untuk korban usia 15-19 tahun, yang mana merupakan usia-usia pelajar SMA/SMK. Ini yang menjadi fokus pencegahan, kami manfaatkan momentum MPLS ini,” jelas TB Pramana.
Lebih lanjut, disampaikan oleh TB Pramana mengenai peran dan fungsi Jasa Raharja sebagai penjamin pertama korban kecelakaan lalu lintas.
“Sesuai UU No. 33 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang serta UU No. 34 tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, Jasa Raharja mengelola dana yang nantinya disalurkan dalam bentuk santunan korban kecelakaan lalu lintas baik luka-luka maupun korban meninggal dunia,” tambah TB Pramana.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terjalin hubungan yang harmonis antara Kepolisian dan Jasa Raharja dengan pihak sekolah maupun para pelajar, sehingga meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas dan meminimalisir korban kecelakaan usia pelajar.













