Kabarsatunegeri

Satu Negeri, Satu Kabar untuk Semua

Sikap Hati-hati Pasar terhadap Gubernur BI Baru Tekan Pergerakan Rupiah

Sikap Hati-hati Pasar terhadap Gubernur BI Baru Tekan Pergerakan Rupiah

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa pagi melemah 61 poin atau 0,34 persen menjadi Rp18.070 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.009 per dolar AS. Pelemahan tersebut dipengaruhi sikap hati-hati pelaku pasar terhadap arah kebijakan Bank Indonesia (BI) di tengah proses transisi kepemimpinan bank sentral.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menilai pelaku pasar masih mencermati kebijakan BI setelah Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti ditetapkan sebagai pejabat sementara Gubernur BI menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo. Menurutnya, ketidakpastian arah kebijakan moneter dalam masa transisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menekan pergerakan rupiah.

Rully memperkirakan rupiah berpotensi bergerak pada kisaran Rp18.000-Rp18.050 per dolar AS. Ia menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dan kebijakan operasional moneter untuk menjaga ekspektasi inflasi dan stabilitas nilai tukar di bawah kepemimpinan Gubernur BI yang baru nantinya.

Di sisi lain, sentimen global dinilai relatif positif dengan indeks dolar AS yang bergerak stabil serta harga minyak dunia yang menurun seiring meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Meski demikian, faktor domestik masih menjadi perhatian utama investor dalam menentukan arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.