Kabarsatunegeri

Satu Negeri, Satu Kabar untuk Semua

BNPB Catat 2.247 Bencana Sepanjang 2026, Hampir 6 Juta Orang Terdampak

BNPB Catat 2.247 Bencana Sepanjang 2026, Hampir 6 Juta Orang Terdampak

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2.247 kejadian bencana di Indonesia hingga 30 Oktober 2026. Bencana tersebut berdampak pada 5.971.833 orang, dengan 427 orang meninggal dunia, 21 orang hilang, dan 3.258 orang mengalami luka-luka.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyebutkan terdapat penambahan 11 kejadian bencana dibandingkan sehari sebelumnya. Kejadian tersebut meliputi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, serta cuaca ekstrem.

Berdasarkan data BNPB, bencana hidrometeorologi mendominasi dengan persentase 99,19 persen. Rinciannya meliputi 1.043 kejadian karhutla, 596 banjir, 342 cuaca ekstrem, 125 kekeringan, 109 tanah longsor, serta 14 gelombang pasang atau abrasi.

Sementara itu, bencana geologi tercatat sebesar 0,81 persen, terdiri atas 14 kejadian gempa bumi dan empat erupsi gunung api. Data ini menunjukkan bencana hidrometeorologi masih menjadi ancaman utama bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2026.