Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam keras aksi pemukulan yang dialami Wakil Ketua Umum Ronald Sinaga atau yang dikenal sebagai Bro Ron. Insiden tersebut terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dan diduga melibatkan dua orang yang mengaku sebagai petugas keamanan sebuah firma hukum.
Juru Bicara DPP PSI, Kamaruddin, menegaskan bahwa kekerasan fisik tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum karena merupakan ancaman terhadap keamanan dan kebebasan warga negara. PSI pun meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan sanksi tegas kepada para pelaku.
PSI juga menyatakan solidaritas terhadap korban dan menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak boleh mendapat ruang dalam kehidupan masyarakat. Partai tersebut memastikan akan terus memantau proses hukum agar berjalan adil dan memberikan efek jera.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa korban telah membuat laporan dan menjalani visum. Dua terduga pelaku juga telah diamankan dan tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian, dengan harapan proses hukum dapat berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi korban.
Sumber cnnindonesia.com














