Jakarta – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak 7 September 2026. Operasi pada Kamis (17/9/2026) memasuki hari ke-10 sekaligus menjadi hari terakhir setelah sebelumnya diperpanjang selama tiga hari.
Kasi Ops Basarnas Banten Rizki Dwiyanto mengatakan pencarian hari ini dibagi menjadi 10 sektor dengan melibatkan 24 kapal. Armada tersebut terdiri dari delapan kapal TNI AL, delapan kapal Polairud, tujuh kapal Basarnas, dan satu kapal KPLP.
Area pencarian mencakup perairan Selat Sunda hingga wilayah barat Sumatra dan Bengkulu. Sejumlah sektor juga meliputi perairan di sekitar Pulau Enggano, Samudra Hindia, Pulau Panaitan, Teluk Semangka, Gunung Anak Krakatau, Pulau Sebesi, hingga pesisir Anyer dan Merak.
Pada sektor A dan B, pencarian dilakukan hingga perairan Bengkulu dan sekitar Pulau Enggano. Sementara sektor C mencakup area Samudra Hindia di sebelah barat Blimbing hingga perairan selatan Pulau Enggano.
Sektor lainnya menyisir wilayah dari perairan barat laut Pulau Panaitan, Teluk Semangka, Pulau Tabuan, Gunung Anak Krakatau, Pulau Sebesi dan Sebuku, hingga pesisir barat Banten.
Selain mengerahkan kapal, Tim SAR Gabungan juga berkoordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) untuk menyebarkan informasi pencarian kepada kapal-kapal yang melintas di perairan Selat Sunda.
Rizki mengatakan tidak ada titik tertentu yang menjadi fokus utama pada hari terakhir operasi. Seluruh 10 sektor akan dimaksimalkan untuk mencari delapan orang yang masih dinyatakan hilang.













